KULIAH DULU? atau KERJA DULU?
Photo by Google
Masa-masa SMA adalah masa-masa terbaik.
Dimana banyak moment yang jarang aku lupain,
Ya.. karena semuanya sangat berharga
Aku sih gitu,
Kalau kalian gimana?
Tapi di masa itu juga banyak moment galaunya lho.
Galau UN, galau percintaan, galau milih nerusin di Univ
mana, atau galau kalau ada kesempatan kerja yang datang duluan. (Galau dilamar
mungkin ada juga yaa untuk beberapa orang hihi)
Dulu aku duduk dibangku Sekolah Kejuruan, dimana sekolah
mengharuskan PKL atau Praktek Kerja Lapangan untuk siswa tingkat akhirnya.
Salah satunya aku.
Aku PKL disebuah perusahaan yang jarak dari Sekolah tsb bisa
ditempuh 1 Jam-an dengan kendaraan beroda empat.
Dan diakhir cerita, ketika masa PKL-ku selesai aku diminta
untuk melanjutkan kerja dengan status Freelance.
Tanpa berpikir lama lagi, aku terima tawaran tersebut.
Akhirnya aku bekerja hingga aku wisuda SMK
Setelahnya??
Masa galau dimulai..
Galauku adalah “apakah aku harus melanjutkan kerja atau
memilih kuliah atau keduanya?”
Disana aku mulai banyak bertanya kepada teman SMK, teman
kerja dan pastinya bercerita pada orang tua.
Kemudian aku juga banyak mencari informasi mengenai beberapa
universitas/kampus.
Hingga pilihanku jatuh kepada Kerja sambil Kuliah
Singkat cerita.. kini aku sedang berada di posisi semester akhir,
Alhamdulillah~
Pasti banyak suka dukanya yaa menjalankan kerja sambil
kuliah. Dan kalau ditanya “Nyesel ga sih Sell ngambil keputusan itu?”
Kemarin-kemarin iya, aku sempat menyesal.(WHAT?!)
Yups.. Karena sempat terlintas enak yaaa.. pengen yaa.. kuliah
reguler, ambil jurusan yang aku mau. Seperti Biologi, Psikolog atau Ahli Gizi
Pun bahkan kepikiran pengen kuliah di STAN, dimana saat ini
aku memang ngambil jurusan Akuntansi.
Tapi setelah aku reflection lagi, ternyata garis yang udah
Allah kasih itu indah banget.
Aku baru ngehnya itu sekarang-sekarang lho.
Bersyukur banget aku bisa memilih untuk Kuliah sambil Kerja,
Dimana meskipun kuliahnya disisa-disisa tenaga setelah
bekerja seharian full,
meskipun ilmu yang didapet jadinya ya setengah-setengah,
Tapi aku sangat bersyukur aku bisa bayar kuliah sendiri..
bahkan aku bisa ngasih ke orang-tua.. berbagi dengan sesama, infak
sedikit-dikit…
Terus nabung buat beli apa yang aku mau atau untuk travel ke tempat yang belum aku kunjungi.
Terus nabung buat beli apa yang aku mau atau untuk travel ke tempat yang belum aku kunjungi.
Ternyata itu sih yang telat aku sadari
Pasti banyak pro kotra nya yaa..
Tapi disisi aku, diposisi aku, dari kacamata aku.
Aku memilih menjadi pribagi yang amat bersyukur atas apa
yang telah Allah gariskan dalam hidup aku ini
So, buat kalian yang galau.
Semoga bisa memberikan inspirasi yaa dari kisah aku ini..
Tapi sekali lagi, keputusan ada ditangan kalian
Thankyou and
Enjoy Your Life, dear~

Komentar
Posting Komentar